Hunting
Once upon a time there was a man who liked hunting very much. He often went to the forest to hunt any animal. One day he went hunting into the forest. He intended to shoot any animal he saw. He brought his gun.
When he was searching for his prey, suddenly he saw a bird perching on a branch of a tree. It was a dove. When he was aiming his gun at the dove, suddenly an ant came and bit his foot. He was so startled that he didn’t shoot the dove. It was safe and then flew away.
Several days later, the dove was flying over a lake. He saw an ant floating on the surface of the water. It was the ant that had saved the dove’s life from the hunter. The ant was almost drowned. The dove got an idea, he picked up a big leaf and dropped it onto the surface of the water near the ant.
Luckily the ant could get on the leaf. The ant tried to bring the leaf to the edge of the lake and landed on the ground. The ant was safe because the dove helped him.
Berburu
Begitu ada orang yang mencintai berburu. Seringkali, ia melakukan perjalanan ke hutan untuk berburu hewan . Suatu hari ia pergi berburu di hutan. Dia berniat untuk menembak hewan yang dilihatnya. Dia mengambil pistolnya dengan dia.
Ketika ia sedang mencari mangsa, tiba-tiba melihat seekor burung bertengger di cabang pohon. Itu burung merpati. Ketika ia sedang membidik senjata pada merpati itu, semut tiba-tiba datang dan menggigit kakinya. Dia sangat terkejut, dia tidak menembak burung merpati. Itu amankah dan kemudian terbang pergi.
Beberapa hari kemudian, burung merpati terbang di atas danau. Dia melihat seekor semut mengambang di air. Itu adalah semut yang telah menyelamatkan kehidupan burung merpati dari pemburu. Semut hampir tenggelam. Burung merpati memiliki ide, mengambil selembar daun besar dan meletakkannya di permukaan air di dekat semut.
Untungnya semut bisa mendapatkan lembaran daun itu. Semut mencoba ketepi danau dan menuju di tanah. Semut itu aman, karena dia membantu burung merpati.
Verb Noun Adjective
Hunting :berburu Forest : hutan Liked : mencintai
Animal : binatang
went to : melakukan perjalanan Man : orang
Intend : berniat Gun : pistol
Shoot : menembak Prey : mangsa
Saw : dilihatnya Bird : burung
Brought :mengambil Branch : cabang
Searching : mencari Tree : pohon
Perching : bertengkar Dove : merpati
Aiming : membidik Ant : semut
Came : datang Foot : kaki
Bit : menggigit Lake : danau
Startled : terkejut Water : air
Safe : aman Life :kehidupan
Flew : terbang
Floating : mengambang Idea : ide
Saved : menyelamatkan Leaf : daun
Almost : hampir Surface : permukaan
Drowned : temggelam Edge : tepi
Got : memiliki Ground : tanah
Picked : mengambil
Dropped : meletakkan
Get : mendapatkan
Tried : mencoba
Bring : membawa
Helped : membantu
Landed : menuju
GENERIC STRUCTURE
Orientations :
Once upon a time there was a man who liked hunting very much. He often went to the forest to hunt any animal. One day he went hunting into the forest. He intended to shoot any animal he saw. He brought his gun.
Complications I :
When he was searching for his prey, suddenly he saw a bird perching on a branch of a tree. It was a dove.
Resulutions I :
When he was aiming his gun at the dove, suddenly an ant came and bit his foot. He was so startled that he didn’t shoot the dove. It was safe and then flew away.
Complications II :
Several days later, the dove was flying over a lake. He saw an ant floating on the surface of the water. It was the ant that had saved the dove’s life from the hunter. The ant was almost drowned.
Resulutions II :
The dove got an idea, he picked up a big leaf and dropped it onto the surface of the water near the ant.
Reorientations :
Luckily the ant could get on the leaf. The ant tried to bring the leaf to the edge of the lake and landed on the ground. The ant was safe because the dove helped him.
MAKALAH BAHASA INGGRIS
By :
1. Sentika Dwi R.
2. Samsul Hudah
3. Agus Junaedi
4. Eka Maria
SMA MADINATUL ‘ULUM
TEMBELANG JOMBANG
2010-2011
Mudzakarah 6 Sifat Shahabat
Allah SWT meletakkan kesuksesan
dan kebahagiaan hidup manusia di
dunia dan akhirat hanyalah pada
agama Islam yang sempurna. Agama
Islam yang sempurna adalah agama
yang dibawa oleh Rasululloh SAW.
Meliputi Iman, Ibadah, Muamalah,
Mu'asyarat dan Akhlaq. Pada saat
ini umat Islam tidak ada kekuatan
dan kemampuan untuk
mengamalkan agama secara
sempurna. Para sahabat RA telah
sukses dan jaya dalam mengamalkan
agama secara sempurna karena
mereka memiliki sifat-sifat dasar
yang terkandung dalam enam sifat
sahabat yang meliputi,
1. Yakin atas kalimah thoyyibah
"laa ilaaha illallah
muhammadurrasulullah"
2. Sholat khusyu' dan khudlu'
3. Ilmu ma'adzikir
4. Ikromul Muslimin
5. Tashihun niat
6. Da'wah dan tabligh khuruj fi
sabilillah.
Enam sifat sahabat RA tersebut
bukan merupakan wujud agama
yang sempurna, karena agama yang
sempurna terkandung dalam al
qur'an dan al hadits, tetapi apabila
enam sifat para sahabat tersebut ada
dalam diri kita maka Allah SWT
akan memberikan kemudahan
kepada kita untuk mengamalkan
agama secara sempurna.
1. Yakin atas kalimah thoyyibah
"laa ilaaha illallah
muhammadurrasulullah".
Arti : Tidak ada yang berhak
disembah selain Allah Swt. Dan
Baginda Muhammad Saw. Adalah
utusan Allah.
Maksud Laa ilaha illallah
Mengeluarkan keyakinan pada
mahluk dari dalam hati dan
memasukkan keyakinan hanya
kepada Allah Swt. Di dalam hati.
Fadhilah :
1. Barang siapa yang mati
sedangkan dia yakin tidak ada yang
berhak disembah selain Allah Swt.,
maka dijamin masuk surga.
2. Barang siapa yang bersaksi bahwa
tidak ada yang berhak disembah
selain Allah dan hatinya
membenarkan lisannya, maka
dipersilahkan masuk surga dari
pintu mana yang dia suka.
3. Sekecil-kecil iman dalam hati
maka akan Allah berikan surga yang
luasnya 10 kali dunia.
Cara mendapatkan :
1. Dakwahkan pentingnya iman
yakin.
2. Latihan dengan cara
memperbanyak halaqoh-halaqoh /
majlis iman yakin (bicara atau
dengar).
3. Berdoa kepada Allah agar
diberikan hakekat iman dan yakin.
Maksud Muhammadarrasulullah
Meyakini hanya satu-satunya jalan
untuk mencapai kejayaan dunia dan
akherat hanya dengan cara ikut
sunnah Rasulullah Saw.
Fadhilah :
1. Rasulullah Saw. bersabda, Tidak
akan masuk neraka seseorang yang
bersaksi bahwa tidak ada yang
berhak disembah selain Allah dan
Aku (Muhammad) sebagai utusan
Allah.
2. Rasulullah Saw. bersabda barang
siapa yang berpegang teguh dengan
sunnahku dikala rusaknya
ummatku maka baginya pahala 100
orang mati syahid.
3. Rasulullah Saw. Bersabda barang
siapa menghidupkan sunnahku
sungguh dia cinta padaku, dan
barangsiapa yang cinta padaku
maka akan bersamaku didalam
surga.
Cara mendapatkan :
1. Dakwahkan pentingnya
menghidupkan sunnah Rasulullah
Saw.
2. Latihan, yaitu dengan cara
menghidupkan sunnah Rasulullah
Saw. Dalam kehidupan kita selama
24 jam.
3. Berdoa kepada Allah agar
diberikan kekuatan untuk
menghidupkan sunnah.
2. Sholat khusyu' dan khudlu'
Arti : Shalat dengan konsentrasi
batin dan merendahkan diri dengan
mengikut cara yang dicontohkan
oleh Rasulullah Saw.
Maksud Shalat Khusu dan Khudu
Membawa sifat-sifat ketaatan
kepada Allah Swt didalam shalat
kedalam kehidupan sehari-hari.
Fadhilah :
1. Allah berfirman : Sesungguhnya
shalat dapat mencegah dari
perbuatan keji dan mungkar.
2. Allah berfirman : Carilah
pertolongan Allah dengan sabar dan
shalat.
3. Rasulullah Saw. Bersabda : shalat
adalah milahnya orang beriman.
Cara mendapatkan :
1. Dakwahkan pentingnya shalat
2. Latihan dengan cara :
a. Memperbaiki dhahirnya shalat.
b. Menghadirkan keagungan Allah
c. Belajar menyelesaikan masalah
dengan shalat
3. Berdoa kepada Allah agar
diberikan hakekat shalat khusyu
dan khudu.